^Kembali ke Atas

  • Nowela si "Suara Uranium" dari Papua

    Nowela lahir di Wamena, Papua tanggal 19 Desember 1987. Ayahnya berasal dari Papua, lebih tepatnya berasal dari Serui, sebuah kota kecil di Pulau Serui yang terletak di pantai utara Papua, sedangkan ibunya berasal dari Batak. Setamat SMA di SMAN 1 Sidoarjo, ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Jurusan Hubungan Internasional Universitas Airlangga Surabaya,

  • Sejarah Politik Papua

    Tumbuhnya paham "Nasionalisme Papua" di Tanah Papua mempunyai sejarah yang panjang dan pahit. Sebelum dan selama perang dunia ke II di Pasifik, nasionalisme secara khas dinyatakan melalui gerakan Millinerian, Mesianic dan "Cargo-Cultis". .

  • Antara Papua dan Palestina

    Mekianus tertegun suatu sore ketika menonton berita salah satu TV Swasta nasional. Maklum, anak berusia 12 tahun tersebut baru mendapat hadiah istimewa pamannya yang TNI untuk berlibur bersama ibunya ke Jayapura karena naik kelas 6,

Web Hosting

OPINI

Cepat atau lambat Papua pasti Merdeka

Sejak hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada 1969 menyatakan Papua ingin bergabung dengan Indonesia, krisis terus membekap wilayah di ujung timur negara ini. Situasi keamanan fluktuatif.

Selengkapnya...

EDITORIAL

Kami ingin lepas dari Indonesia baik-baik

Menteri Luar Negeri Federasi Papua Barat Jacob Rumbiak menyarankan Indonesia segera memberikan pengakuan terhadap kedaulatan Papua.

Selengkapnya...

DARI REDAKSI

Dari Redaksi

Komunitas Papua terus meningkatkan pelayanan Informasi bagi pembaca setia  dengan  menambahkan Fiture-fiture baru pada website komunitas Papua, dengan harapkan akan memberikan informasi yang lebih banyak kepada para pembaca, dan menjadikan website Komunitas Papua sebagai referensi utama untuk mencari berbagai informasi tentang perkembangan terakhir di Tanah Papua.

Selengkapnya...

Users Latest

  • lakishaxy2
  • Angeltut
  • Johnnieurild
  • samahmud45
  • jordantiffany92

ONLINE SAAT INI

Kami memiliki 41 tamu dan tidak ada anggota online

PENGUNJUNG

0672512
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu Lalu
Bulan ini
Bulan Lalu
TOTAL
251
406
2766
2766
11633
12191
672512

TOTAL
264

9.95%
6.58%
2.47%
1.53%
0.31%
79.16%
Online (15 minutes ago):41
41 guests
no members

Your IP:54.198.205.161

STATISTIK WEB

Pengunjung
484
Artikel
212
Tautan Web
9

PASIFIK NEWS

Andy Ayamiseba : “Serba - Serbi Penolakan MSG”

Timika (KOMUNITAS PAPUA News) – Komunitas Papua memperoleh informasi  terpercaya dari  Bung Andy Ayamiseba salah seorang pengurus West Papua National Coalition for Liberation (WPNCL) merupakan wadah koordinasi nasional dari berbagai kelompok oposisi dan resisten Papua Barat yang berkedudukan di Vanuatu, terkait klarifikasi  masalah MSG sebagai berikut :

Selengkapnya...

Diplomasi Baru Papua - MSG

Vanuatu (KOMUNITAS-PAPUA news) -  Pastor Alain Nafuki, anggota Dewan Gereja Vanuatu, telah ditunjuk oleh Kelompok Pembebasan Papua di Pasific menjadi Ketua dari sebuah Komite yang bertugas mengorganisir Konferensi Kelompok-Kelompok Pembebasan Papua yang akan diselenggarakan di Port Villa, Vanuatu, bulan Agustus mendatang.

Selengkapnya...

Penilaian:  / 3
TerburukTerbaik 

Jayapura (KOMUNITAS PAPUA News) - Dua anggota Tentara Nasional Indonesia dilaporkan sempat disandera oleh kelompok bersenjata di Kabupaten Paniai, Papua, Selasa 26 Mei 2015. Meski disebut berhasil menyelamatkan diri, namun kejadian ini bak menjadi pertanda genderang dimulainya sinyal 'perang' dari provinsi di ujung timur Indonesia itu.

Pertanda ini kembali diperkuat dengan dilaporkannya ada aksi penembakan brutal terhadap enam warga sipil di Distrik Mulia, Puncak Jaya, pada malam harinya. Bahkan satu orang diantara korbannya sudah dilaporkan tewas.

Selongsong peluru dan muntahan peluru dilepaskan membabi buta. Tak diketahui pasti apa alasan penembakan ini. Namun, sekali lagi ini menjadi pertanda sinyal 'perang' sudah mulai diletupkan.

Pekan lalu, kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah menyatakan perang terbuka. Dalam pernyataannya, mereka menganggap TNI, Polisi dan orang yang bukan dari tanah Papua sebagai musuh. (Baca: OPM Tebar Ancaman Perang Terbuka dengan TNI dan Polri)

"Mulai sekarang kami nyatakan perang revolusi total dari Sorong hingga Merauke, yakni perang secara terbuka terhadap semua orang Indonesia yang ada di tanah Papua," ujar perwakilan OPM, Puron Wenda, dalam sambungan telepon kepada VIVA.co.id, Jumat 22 Mei 2015 yang lalu.

Pernyataan keras OPM ini jelas terlihat bukan sekadar gertakan. Para pimpinan OPM bahkan mengklaim sudah menyiapkan senjata dan amunisinya untuk mendukung perang mereka. 

Ini juga terlihat dari kiriman foto mereka saat sedang berada di sebuah lokasi berkumpul para pejuang OPM. Tak cuma berbekal senjata, seluruh pasukan yang mengaku cuma berjuang untuk kemerdekaan Papua ini bahkan terlihat mengenakan seragam loreng ala militer.

"Kami akan terus berperang untuk kemerdekaan Papua," ujar Puron.

Militer Siaga

Sejak munculnya pernyataan perang OPM tersebut, kepolisian setempat sebelumnya memang mengaku tak menanggapinya secara serius. Sebab, sudah beberapa kali ancaman serupa memang pernah dilontarkan.

“Sudah sering mereka mengancam tapi kami tidak meresponsnya dengan langkah represif, hanya antisipatif dan preventif,” ujar Juru Bicara Polda Papua Komisaris Besar Polisi Patrige Renwarin.

Namun demikian, usai terjadinya penangkapan dua personel TNI dan penembakan terhadap enam warga sipil, sepertinya aparat keamanan mulai terpantik. (Baca: Polda Papua Siaga Setelah OPM Menantang Perang Terbuka)


Meski enggan menyebutnya secara eksplisit, namun penekanan pengusutan kepada pelaku penembakan enam warga sipil dengan cara 'Hidup atau Mati', cukup menjadi pertanda panasnya situasi di tingkat kepolisian. (Baca: Kapolda Papua: Tangkap Penembak Warga, Hidup atau Mati)

Kapolda Papua Irjen Pol, Yoetje Mende, tak menampik kegeramannya atas aksi radikal tersebut. Ia bahkan mengakui bila penembakan warga sipil tersebut memang menjadi 'pemancing' awal agar ada perang antara militer dan kelompok seperatis.

"Kejadian ini merupakan pancingan. Kami tetap face to face, dan tidak akan terpancing," ujar Yoetje. (fw)

 

OLAHRAGA

Persipura Tidak Gentar dengan Ancaman Menpora06 Jun 2015 11:22 - Komunitas_Papua

Jayapura (KOMUNITAS PAPUA News) -  Persipura Jayapura tak takut dengan ancaman Menteri Pemuda dan Olahraga [ ... ]

OLahraga
PERSIPURA Tohok MENPORA: Lebih Terhormat Dibantai ...02 Jun 2015 01:58 - Komunitas_Papua
PERSIPURA Tohok MENPORA: Lebih Terhormat Dibantai Lawan Ketimbang Dibantai Negara Sendiri

Jakarta (KOMUNITAS PAPUA News) - Kicauan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi terkait sanksi [ ... ]

OLahraga
MENPORA tipu Persipura, BOAZ mulai bicara PAPUA ME...01 Jun 2015 15:53 - Komunitas_Papua
MENPORA tipu Persipura, BOAZ mulai bicara PAPUA MERDEKA

Jayapura (KOMUNITAS PAPUA News) - PERSIPURA, Suporter Persipura serta DPR-Papua benar-benar TERTIPU oleh [ ... ]

OLahraga
Persipura Curiga Ada Diskriminasi untuk Mereka30 Mei 2015 20:43 - Komunitas_Papua
Persipura Curiga Ada Diskriminasi untuk Mereka

Jakarta (KOMUNITAS PAPUA News) - Persipura Jayapura kembali mendemo kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga [ ... ]

OLahraga
Other Articles
Copyright © 2013. Komunitas Papua  Rights Reserved.